Diberdayakan oleh Blogger.
 
Tampilkan postingan dengan label pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pendidikan. Tampilkan semua postingan
Rabu, 13 Maret 2013

Dana Sertifikasi Guru Terpotong 1 Bulan

0 komentar

SERPONG – Sejumlah guru sekolah negeri di Kota Tangsel mempertanyakan terpotongnya dana sertifikasi guru tahun 2012. Dari seharusnya menerima 12 kali selama setahun, para guru ini hanya menerima 11 kali. Akibatnya, para guru ini mengadukan hal tersebut kepada DPRD Kota Tangsel.

“Kami bingung mau mengadu kemana? Soalnya sudah lewat tahun 2012, dana sertifikasi kami yang satu bulan tak kunjung dicairkan, kami ingin menanyakan ke dinas pendidikan, tapi takut nanti status kami yang bahaya,” ujar salah satu guru yang enggan disebut namanya, di Pamulang, Selasa (12/3).

Karena terlalu lama menunggu tanpa kejelasan, akhirnya ia pun menanyakan kejanggalan tersebut kepada sejumlah kawannya di sekolah lain. Kondisinya pun tidak jauh berbeda. “Banyak guru di sekolah lain yang juga hanya menerima tunjungan selama 11 bulan, tapi takut melapor,” ungkapnya.

Anggota DPRD Kota Tangsel, Sudarso mengatakan, adanya masalah pada tunjangan guru tersebut akan ditelusuri ke dinas pendidikan. “Kalau ada kejanggalan ini harus diungkap dan dijelaskan oleh dinas terkait. Jangan pernah hak guru dikebiri,” tegas politisi PKS ini.

Anggota Komisi II Bidang Pendidikan ini menegaskan, adanya masalah pemotongan tunjangan guru ini tidak akan didiamkan. Ia akan membawa masalah ini ke rapat komisi dan akan melakukan tindakan sesegera mugkin.

“Jika memang perlu kami panggil dinasnya untuk memberikan kejelasan. Sebab ini sudah penzoliman atas guru,” tegasnya.***

Sumber : Satelit News/ Halaman 4/ Rabu, 13 Maret 2013.
Read more...
Kamis, 03 Januari 2013

Pendidikan Adalah Pelita Dalam Kegelapan

0 komentar

Pentingnya arti pendidikan bagi warna pembentukan insan unggul dilukiskan dalam untaian pepatah yang indah,”Tuntutlah ilmu walaupun sampai ke negeri Cina”. Karena amat pentingnya nilai ilmu pengetahuan sampai-sampai Rasulullah SAW memberikan rumah untuk Syifa binti Abdullah al-Adawiah al-Quraisyiah, supaya bisa mengajarkan baca-tulis pada Hafsah, istri Rasulullah. Semua itu demi meningkatkan mutu pendidikan dan pengajaran bagi masyarakat.

Tengok juga zaman keemasan Islam, ketika Umar bin Khatab r.a menjabat sebagai kepala negara, beliau menerapkan pendidikan bebas biaya. Beliau sangat peduli terhadap dunia pendidikan dengan memberikan beasiswa kepada pelajar dan gaji yang tinggi setiap bulan pada guru yang mengajarkan mengaji, membaca dan menulis. Karena pemerintah saat itu sangat menyadari bahwa pelajar adalah sebuah investasi masa depan bagi keberlangsungan kehidupan bangsa, generasi yang akan menentukan jatuh-bangunnya kejayaan.

Fungsi dasar pendidikan adalah menjadi pelita dalam kegelapan zaman seperti firman Allah dalam surat Az Zumar ayat 9, “Katakanlah (hai Muhammad), apakah sama orang-orang yang berpengetahuan dan orang-orang yang tidak berpengetahuan?”. 

Namun sayang banyak diantara anak bangsa yang belum merasakan hak dasar untuk menjadi berpengetahuan (berpendidikan), jangankan pergi berlayar ke negeri Cina atau Paman Sam atau tanah Arab untuk menenggak samudra ilmu. Meraka tidak berani sekolah karena tidak ada biaya. Mungkin faktor ini yang menyebabkan Indeks Pembangunan Manusia Indonesia di nomer urut 108 dari 169 negara dunia pada tahun 2010. Karena pendidikan termasuk kebutuhan pokok (hajat asasiyah), pendidikan ini harus menjadi fokus perhatian bersama agar generasi bangsa mampu berperan dalam panggung sejarah dunia. PAUD Rumah Inspirasi datang untuk itu.***
Read more...

Entri Populer

 
News & Artikel Abu Hylmi © 2011 DheTemplate.com & Main Blogger. Supported by Makeityourring Diamond Engagement Rings

You can add link or short description here