TANGERANG. Sebagai tindak lanjut program pemulihan korban Situ Gintung, Rumah Zakat Indonesia kembali bekerjasama dengan group PT Astra International dengan menggelar launching program peduli pendidikan di Auditorium Universitas Muhamadiyah Jakarta (UMJ), Tangerang Selatan, Banten, dengan mengusung tema “Astra Peduli Situ Gintung”, Selasa (19/5).
Acara ini dihadiri oleh rombongan Rumah Zakat Indonesia seperti, dr. Pamungkas Hendra Kusuma, Vice Chief Executive Officer dan Asep Mulyadi, Chief Networking Officer. Sementara dari group astra dihadiri oleh M Riza Deliansyah, Head CSR PT Astra International Tbk, Gunawan Geni, Chief Financial Service Astra, Juliani Eliza Syafrani, Federal International Finance, Markus Budiman, Astra Credit Company (ACC), Susilo Sudjono, SAN Finance, David ISkandar, Toyota Astra Finance, Bugie Laksmana, Komatsu Astra Finance, dan Ida Rotua, Asuransi Astra Buana (AAB), serta tokoh masyarakat.
Dalam acara ini diberikan bantuan secara simbolis PT Astra International kepada RZI. Setelah itu, beasiswa pendidikan secara regular akan diberikan kepada 73 anak korban bencana Situ Gintung selama enam bulan. Acara ini juga dihibur oleh penampilan anak asuh RZI berupa guitar acustic performance dan angklung. Para pimpinan Astra group juga berkesempatan untuk ikut memainkan alat angklung bersama group angklung P3A Bandung.
“Program ini merupakan tidak lanjut dari program kepedulian sebelumnya, seperti bantuan alat berat dan trauma healing untuk korban Situ Gintung. Kemudian, dalam program peduli pendidikan kami bekerjasama dengan RZI untuk menggulirkan beasiswa sebesar Rp66 juta untuk 73 anak Situ Gintung,” kata M Riza Deliansyah ditempat Acara.
Sebelumnya, April 2009 lalu, RZI juga mengeluarkan dana lebih dari Rp100 juta untuk membantu memulihkan warga korban Situ Gintung baik secara fisik dan psikis. Dana ini digunakan untuk pengadaan acara trauma healing dengan mengajak 150 anak Situ Gintung bermain bersama di Dunia Fantasi Ancol. Dalam kesempatan ini juga diberikan bantuan paket pendidikan berupa beasiswa, alat tulis dan belajar serta pemberian bantuan alat-alat rumah tangga yang terdiri dari kompor dan perlengkapan sholat.
Minggu, 11 Oktober 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Entri Populer
-
Saat kumandang azan Dhuhur bergema di langit Parung Bogor, seorang pria paruh baya bergegas meninggalkan perkebunan jambu biji menuju...
-
Sebanyak 11 relawan Rumah Zakat diterjunkan untuk membantu warga sekitar kali Code, tepatnya di Bawah jembatan Kewek kelurahan Tegal Pangg...
-
Wiwin (41) adalah satu dari 200 warga yang mengikuti Program Pemberdayaan Peternak Rumah Zakat di Sentra Pemberdayaan Agro Oray Tapa Mekarma...
-
KOTA TANGSEL – Sebagai jawaban atas dunia pendidikan di negeri kita yang seperti tak henti-henti dirundung duka dan prahara. Quranic ...
-
JAKARTA SELATAN (30/7). Wajah Fadlan, 7, kini terlihat sumringah karena harapan setahun lalu untuk menjadi siswa sekolahan dan merasakan dud...
Posting Komentar