Diberdayakan oleh Blogger.
 
Tampilkan postingan dengan label jalan raya serpong. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jalan raya serpong. Tampilkan semua postingan
Rabu, 20 Juni 2012

Jalan Berlubang, Kecelakaan Meningkat Tajam

0 komentar

 SERPONG – Jalan Raya Serpong rawan kecelakaan. Hingga Mei 2012 telah terjadi puluhan kecelakaan lalu lintas. Penyebabnya, permukaan jalan tidak rata dan terdapat sejumlah titik jalan berlubang.

Kepala Unit Lalu Lintas Polsek Serpong Iptu Renta Helena Marunung menyatakan, tahun ini jumlah kecelakaan lalu lintas meningkat tajam. Pada kurun Mei 2011 terjadi kecelakaan sebanyak 47 kali, tapi pada Mei 2012 terjadi kecelakaan 77 kali. “Penyebabnya banyak lubang jalan yang belum diperbaiki, dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas pengendara dalam mengemudi,” ujarnya.

Menurut Iptu Renta, kebanyakan kecelakaan didominasi kendaraan roda dua. Kemudian, untuk menekan jumlah kecelakaan pihaknya menghimbau agar pengguna kendaraan tertib di jalan raya dan membatasi kecepatan untuk menghindari rem mendadak.

“Untuk memperbaiki jalan, kita sudah menyampaikan surat kepada Dinas Bina Marga dan Cipta Karya Banten di Serang,” tuturnya.

Sementara Kasi Dalops Diskominfo Kota Tangsel, Taufik Wahidin menerangkan bahwa pihaknya terus melakukan beberapa langkah untuk mengurangi kemacetan di Jalan Raya Serpong. Menurutnya, salah satu penyebab kecelakaan itu juga karena kemacetan. Karena itu, pihaknya menempatkan petugas di beberapa U-turn agar keberadaannya tidak menjadi pemicu kemacetan.

Sumber : Tangerang Ekspres/ hal. 5&10/ Kamis, 21 Juni 2012


Read more...
Kamis, 07 Juni 2012

Segera Tutup U-Turn

0 komentar


SERPONG – DPRD Banten mendesak Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Provinsi Banten dan Kota Tangsel untuk menertibkan putaran arah (u-turn) di sepanjang Jalan Raya Serpong.

Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Banten mengatakan, keberadaan u-turn menjadi pemicu kemacetan setiap harinya. “Salah satu penyebab kemacetan di sepanjang Jalan Raya Serpong adalah banyaknya u-turn,” ungkapnya, saat dihubungi, Kamis (7/6).

Dikatakan Haris, pihanknya meminta agar Dishubkominfo Provinsi Banten dan Kota Tangsel untuk berkoordinasi untuk penataan u-turn tersebut. “Kami telah sampaikan persoalan u-turn ini terhadap Dishubkominfo Provinsi Banten, kami harap segera ditindak lanjuti dengan menutup u-turn yang kebanyakan dibuat hanya untuk para pengusaha saja, bukan kebutuhan masyarakat, ujarnya.

Menurutnya, saat ini di sepanjang Jalan Raya Serpong terdapat belasan u-turn yang jaraknya berdekatan. Diantaranya di depan WTC Matahari Serpong, Rumah Durian, depan Villa Melati Melati Mas, depan Gudang Alfamart, serta sebelum pabrik Pratama. “Dishubkominfo harus melakukan pengkajian keberadaan beberapa u-turn, apakah memang demi kepentingan masyarakat, dan terus sejauh mana efektivitasnya,” kata Haris.

Dengan banyaknya u-turn, banyak masyarakat yang dirugikan akibat sering terjebak macet. Terlebih lagi mereka yang sedang melakukan kegiatan ekonomi tentu saja kemacetan ini bisa mempengaruhi pendapatan mereka. “Kami akan selidiki kebenaran bahwa adanya jual beli u-turn ini, tentu hal ini bisa dipidanakan,” terangnya.

Kepala Dishubkominfo Kota Tangsel, Mursan Sobari menegaskan u-turn merupakan kewenangan Dishubkominfo Provinsi Banten. “Bukan wewenang kita untuk menutup, itukan jalan provinsi,” ucapnya.

Sumber : Radar Banten/Hal.18/ Jumat, 8 Juni 2012.
Read more...

Entri Populer

 
News & Artikel Abu Hylmi © 2011 DheTemplate.com & Main Blogger. Supported by Makeityourring Diamond Engagement Rings

You can add link or short description here