Diberdayakan oleh Blogger.
 
Tampilkan postingan dengan label PKS Serpong Utara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PKS Serpong Utara. Tampilkan semua postingan
Minggu, 08 Juli 2012

Jelang Ramadhan, PKS Serpong Utara Gelar Layanan Kesehatan

0 komentar

 SERPONG UTARA – Tak lama lagi Ummat Islam akan menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Untuk menyambut bulan suci ini, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Serpong Utara menggelar aksi pelayanan kesehatan dengan tema “Kedermawanan Untuk Membantu Sesama” di Kelurahan Lengkong Karya, Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, Ahad (8/7).

Tarmuji, Ketua Pelaksana Aksi Layanan Kesehatan menyatakan, acara ini merupakan bagian dari rangkaian tarhib Ramadhan yang diisi dengan beberapa agenda seperti senam PKS nusantara dan aksi pelayanan kesehatan, “Kami berharap, warga masyarakat lebih sehat dengan aksi layanan kesehatan ini. Dan siap lahir batin untuk menyambut Ramadhan,” ujarnya.

Ustadz Slamet Suwanto, Sekum DPC PKS Serpong Utara (Star) menjelaskan, untuk menyemarakkan bulan suci Ramadhan, DPC PKS Star telah membuat kepanitiaan sebelum, saat, dan pasca Ramadhan dengan mengusung tema kesehatan.

Dijelaskannya, dari prespektif kesehatan panitia membuat program aksi pelayanan kesehatan, senam sehat PKS, dan taujih kesehatan. Kemudian syiar dengan program bersih-bersih tempat ibadah. Dengan tiap DPRa/ kelurahan membersihkan minimal satu masjid, “Ini merupakan bagian dari komitmen PKS yang peduli  terhadap kesehatan,” jelas Ustadz Slamet.

Rencananya, pada 15 Juli 2012 DPC PKS Star juga akan menggelar konvoi untuk menyebar buletin Star, jadwal imsakiyah, dan memasang spanduk di tiap DPRa dengan tema ajakan di bulan Ramadhan. Kemudian untuk sisi fikriyah, panitia Ramadhan akan menyelenggarakan kajian keluarga dengan tema seputar Ramadhan yang biasa dilaksanakan tiap bulan.

Pada puncaknya, DPC PKS Star akan menggelar pesantren kilat (sanlat) yang diperuntukkan bagi remaja usia SMP dan SMA di seluruh Serpong Utara. Kemudian untuk acara pasca Syawal, panitia akan menggelar silaturahim seluruh kader di Serpong Utara. “Kami berharap acara ini bisa terlaksana dengan sukses. Tentunya dengan kontribusi seluruh kader,” harapnya.

Revan, tim medis aksi layanan kesehatan menambahkan, warga masyarakat yang memeriksakan kesehatannya sebanyak 75 orang. “Rata-rata pasien menderita sakit maag, pusing, batuk dan pilek,” ujarnya.

Mugi, salah satu tokoh masyarakat mengungkapkan, pengobatan gratis ini sangat bermanfaat bagi warga masyarakat. “Saya berharap acara seperti ini tidak hanya sekali, tapi berlanjut terus,” harapnya. [abuhyl]

Read more...
Senin, 02 April 2012

Keluarga Mesra, Dakwah Bergelora

0 komentar

SERPONG UTARA –  Biasanya seiring dengan perjalanan waktu, kemesraan dalam rumah tangga bisa memudar. Padahal, kemesraan dalam rumah tangga itu penting agar suami maupun istri dapat menjalani kehidupan rumah tangga dengan harmonis. Karena itulah, DPC PKS Serpong Utara kembali menggelar kajian keluarga dengan tema “Keluarga Mesra, Dakwah Bergelora” di Masjid Baitul Haniif, Kayu Gede 1, Ahad (1/4).

“Kemesraan yang diinginkan bukan ketika kader berkutat dengan keluarganya, tapi justru melenakan dan melepaskan diri dari tugas dakwah. Tapi, kemesraan yang diinginkan adalah menyegarkan kembali tentang hak dan kewajiban kita sebagai suami atau pun istri, dengan kesungguhan memenuhinya,” ujar Ustadz Slamet Suwanto, Sekretaris Umum DPC PKS Serpong Utara disela-sela acara.

Ustadz Slamet menyatakan, program kajian keluarga yang diadakan tiap bulan sekali ini merupakan salah satu program untuk merealisasikan tagline DPC PKS Serpong Utara 2012 yang bertema “Kokoh dan Berkembang”.

“Kokoh dalam keluarga yang diinginkan adalah adanya kesepahaman dan saling menguatkan, baik dalam ruhiyah ataupun tugas dakwah yang lain,” katanya.

Dijelaskannya,  jika kokoh dalam keluarga sudah tercipta, maka yang diharapkan adalah bagaimana kebaikan tersebut bisa di bawa keluar kepada keluarga besar dan juga lingkungan. “Sehingga akan terbentuk lingkungan kebaikan baru dan keluarga kita menjadi  lokomotifnya,” jelas Ustadz Slamet. 

Hak dan kewajiban suami istri
Acara yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB ini, dihadiri sekitar 100 orang kader PKS Serpong Utara dan ibu-ibu Mejelis Ta’lim. Terlihat, peserta antusias mendengarkan kajian yang dibawakan oleh Ustadz Sahroni Mardani Lc, pengisi kajian qoshosun minna sunnah. 

Dalam kesempatan ini, Ustadz Mardani menyatakan, jika dalam keluarga baik (harmonis), maka insya Allah semua baik-baik saja. Tapi kalau dalam keluarga tidak ada kemesraan maka akan berdampak ke yang lain.
“Sering terjadi, setelah berumah tangga suami maupun istri tidak memahami hak dan kewajiban masing-masing. Sehingga kemesraan pun hilang,” katanya.
Karena itu, suami dan istri perlu memahami kembali hak dan kewajiban masing-masing. Menukil hadist riwayat Abu Daud, Ustadz Sahroni menjabarkan, setidaknya ada lima kewajiban suami terhadap istrinya. Pertama, memberi makanan istri sesuai standar suami. Suami harus memberikan makanan yang sama seperti yang di makan suaminya. “Jangan sampai suami cerita makan enak dan istri tidak merasakan.”

Ustadz Sahroni menjelaskan, nafkah wajib suami adalah memberikan makan minum, pakaian, tempat tinggal dan obat-obatan untuk istrinya. Dikatakannya, standar nafkah adalah standar suami, misal istri orang kaya dan suami orang menengah, maka istri ikut standar suami dan mertua tidak boleh ikut campur.

Kewajiban suami yang kedua menurut Ustadz Sahroni adalah memberikan pakian untuk istrinya. Dalam aturan fiqih, setidaknya suami memberikan baju setahun empat kali yaitu saat Idul Fitri, Idul Adha, Hari Ibu dan Hari Kartini.

Kemudian, kewajiban ketiga adalah suami tidak boleh memukul istri dan jangan menghina istri. Diungkapkannya, tidak sedikit suami yang suka menghina istri, “Ada suami sama istri orang baik banget, tapi sama istri sendiri galak banget. Seharusnya, suami harus bergaul dengan istri dengan cara yang baik.”

Ustadz Sahroni memberikan contoh cara bergaul yang baik adalah dengan memuji pasangan hidupnya. Menurutnya, kebanyakan suami istri jarang menyatakan sayang atau pujian terhadap pasangan. Maka di rumah kita harus latihan memuji terhadap pasangan. Memuji tidak harus penampilan, tapi bisa yang lain. Seperti memuji masakan istri.

Walau dalam rumah tangga kadang-kadang ada ujian. Seperti keikhlasan istri saat masak untuk suami, tapi suami sudah makan di luar. Maka istri jangan sedih. “Latihan minimal ucapan terima kasih pada pasangan.”

Kewajiban suami berikutnya adalah menyelesaikan malah keluarga cukup di rumah. Menurut Ustadz Sahroni  kalau ada masalah cukup di rumah saja. jangan dibawa keluar. “Masalah dalam rumah tangga kadang-kadang masalah kecil, maka biar mesra selesaikan di rumah saja.”

Sementara, kewajiban istri terhadap suaminya hanya wajib taat pada suaminya. “Istri harus taat pada suaminya,” tandasnya. [cip]

Read more...
Rabu, 21 Maret 2012

PKS Star Gelar Turnamen Futsal Antar Liqo Se-Serpong Utara

0 komentar

SERPONG UTARA – Sebanyak 12 grup liqo mengikuti turnamen futsal  yang bertema “Bugar Ragaku, Lancar Dakwahku”. Acara yang digelar oleh DPC PKS Serpong Utara ini berlangsung di lapangan Rajawali futsal Pinang Kota Tangerang, Ahad (11/03).

Slamet Suwanto, Sekretaris Umum DPC PKS Serpong Utara menyatakan, Acara ini bertujuan untuk mengkokohkan ukhuwah antar liqo dan membentuk karakter. Walau dalam suasana olah raga tapi tidak boleh melupakan Allah SWT.

Dikatakannya, untuk mengokohkan ukhuwah panitia membuat aturan, bagi pemain yang mendapat kartu kuning kena denda 5 ribu rupiah, dan 10 ribu rupiah bagi yang mendapat kartu merah. “Denda ini harus dibayar setelah pertandingan selesai,” kata Slamet.

Slamet menjelaskan, dalam turnamen futsal ini  dibuat empat tim unggulan yaitu dua dari struktur ( DPC STAR dan BKO DPD ) serta dua team binaan ( Irfan cs dan binaan Ust Anwari). Jika saat pertandingan antar tim hasil skornya sama, maka kita lihat jumlah pelanggarannya. Da jika salah satu tim unggulan dan salah satu tim bawah sama-sama lolos semi final, maka yang menang adalah grup bawah.

“Pembagian grup juga mengandung pesan moral, jika kapasitas dan kontribusi pengurus atau struktur sama dengan yang di bawah  maka sudah selayaknya yang di bawah tampil, karena kapasitas dan kontribusi harus berbanding lurus dengan jabatan,” jelasnya.

Selain itu, lanjutnya, acara turnamen futsal ini juga sebagai bukti bahwa DPC PKS Serpong Utara tidak harus minder dengan kekurangan jumlah kader, karena PKS Serpong Utara punya modal berupa ide dan SDM yang memiliki kapasitas intelektual dan kapasitas eksekusi. “Yang diharapkan, kader tidak hanya pandai berwacana, tapi juga bisa merealisasikan ide atau wacana,” imbuh Slamet.

Dalam kesempatan ini pengurus DPC PKS Serpong Utara juga mengkokohkan tagline 2012 yaitu STAR (Serpong Utara Aktif dan Bersinar) dan launching  edisi perdana buletin STAR. Acara yang berlangsung sejak pukul 07.00 hingga 13.00 WIB ini juga dihadiri Arif Wahyudi, Anggota Fraksi PKS DPRD Kota Tangerang Selatan yang mewakili tim futsal unsur hadhonah/ pendamping Serpong Utara.

Dalam pertandingan babak final yang cukup hangat ini, akhirnya juara I diraih oleh tim Buaran FC, dan juara II diraih oleh LA Club, dua tim liqo ini umumnya didominasi usia SMA. Sementara juara III diraih oleh tim BPH DPD PKS Tangsel. [cip]


Read more...
Senin, 20 Februari 2012

Kebugaran itu Penting Bagi Kader Dakwah

0 komentar

SERPONG UTARA – Gerimis yang membasahi langit Serpong Utara, tak menyurutkan kader dan simpatisan PKS untuk menghadiri acara “Ahad Sehat Keluarga Serpong Utara” yang diadakan oleh DPC PKS Serpong Utara. Acara yang diawali dengan Senam PKS Nusantara ini digelar di Terminal Pasar Gedung Hijau, Perum Pondok Pakulonan, Serpong Utara, Ahad (19/2).

“Kegiatan ini merupakan rangkaian acara untuk menyambut mukhoyam yang digelar oleh DPD PKS Kota Tangerang Selatan pertengahan Maret mendatang,” ujar Slamet Suwarno, Sekretaris DPC PKS Serpong Utara di sela-sela acara.

Dalam kesempatan ini, Ketua DPD PKS Kota Tangerang Selatan, Unggul Wibawa menyampaikan taujih tentang pentingnya kebugaran bagi para kader dakwah.

Unggul  Wibawa mengatakan, kegiatan pra mukhoyam itu penting sebelum mengikuti mukhoyam. Sehingga kader PKS harus menyiapkan mental dan fisik. “Mukhoyam itu momentum, yang penting adalah sebelum dan sesudah mukhoyam,” ujar pria yang akrab disapa ustadz Unggul ini.

Dikatakannya, mukhoyam adalah salah satu kegiatan yang dapat menjalin ukhuwah dan meningkatkan kebugaran tubuh. Menurut Ust. Unggul, seiring bertambah umur juga akan berpengaruh pada kebugaran tubuh. Karena itu, yang bisa dilakukan untuk mengurangi penuaan dini adalah dengan membentuk persepsi dan menjaga serta mengelola gaya hidup. 

“Biasanya penurunan kebugaran karena budaya hidup yang tidak pas,” kata Ust. Unggul. Dia juga prihatin dengan berita kematian kader-kader yang meninggal di usia muda. 

“Urusan kematian adalah takdir Allah dan masalah akidah. Tapi kita perlu memaksimalkan ikhtiar,” ungkapnya.

Beliau menjelaskan, untuk menjaga kebugaran perlu dilakukan budaya hidup sehat seperti makan cukup gizi, dengan lauk tahu dan tempe sudah cukup,  dan jangan makan makanan junkfood.

Kemudian, lanjut beliau,  istirahat yang cukup, kurang tidur menjadi masalah karena orang yang istirahat kurang denyut jantungnya menjadi lebih kencang, dan cenderung minum banyak sehingga bisa menyebabkan kegemukan. “Selain itu metabolisme tubuh juga perlu istirahat,” jelas Ust. Unggul.

Selain itu, olah raga teratur juga penting, karena kebugaran itu menular seperti keimanan sehingga perlu dilakukan secara jama’i . “Orang bugar produktivitasnya lebih  tinggi, dan tugas-tugas dakwah hanya bisa dilaksanakan oleh orang-orang yang bugar,” imbuhnya.

Acara yang dimulai sejak pukul 07.00 hingga 11.00 WIB ini juga dimeriahkan dengan game teamwork yang diikuti lebih dari 50 kader PKS Serpong Utara dan pengumuman pemenang hadiah lomba Surat Cinta Untuk DPC Serpong Utara.[cip].
Read more...

Entri Populer

 
News & Artikel Abu Hylmi © 2011 DheTemplate.com & Main Blogger. Supported by Makeityourring Diamond Engagement Rings

You can add link or short description here